Di zaman Orde Baru yang lampau, kita lazim menyaksikan praktek-praktek penghilangan hak-hak rakyat setempat (local community) terhadap tanah dan kekayaan alam yang menyertainya, yang dilakukan oleh badan-badan pemerintah maupun swasta. Bagi rakyat setempat, praktek-praktek penghilangan itu merupakan sesuatu yang akan mengancam keberlangsungan hidup mereka. Meskipun banyak kalangan menyebut jaman sekarang adalah Zaman Reformasi, namun nasib rakyat yang menjadi korban dari praktek-praktek itu belum berubah.