Di dalam tulisan ini setidaknya ditemukan tiga faktor yang melatarbelakangi sekularisme dan liberalisme di Barat. Pertama, trauma sejarah, khususnya yang berhubungan dengan dominasi agama (Kristen) di zaman pertengahan. Kedua, problem teks Bible (Kristen menyebutnya Perjanjian lama), yang hingga kini masih merupakan misteri, termasuk soal siapa sebenarnya yang menulis. Demikian juga perjanjian baru (The New Testament) juga menghadapi banyak problem otensitas teks. Dan ketiga, problema teologi Kristen.