Setelah mati-matian membuat proposal untuk Negara Suliyam, Megan yakin pemimpin negara tersebut akan menjadi kliennya dan membuat kariernya melesat. Sialnya, dugaannya meleset. Untuk alasan yang tidak jelas, atasannya malah memilih orang lain untuk menangani klien itu!

Caz sangat puas dengan proposal yang diajukan kantor Penasihat dan Konsultan Finansial Tremont, Burnside and Macomb padanya. Ia bertekad membawa orang tersebut ke negaranya untuk menindaklanjuti proposal itu.

Tapi begitu tahu wanita berambut merah bernama Megan yang membuat proposal tersebut, Caz menghadapi dilema. Megan tahu apa yang dibicarakannya, itu pasti. Tapi dengan temperamen tinggi yang dibalut penampilan serius-tapi-bikin-penasaran itu, Caz tahu cepat atau lambat Megan akan mendatangkan masalah baginya. Terutama pada hatinya.